Apa itu Nenkin? Penjelasan Sistem Pensiun Jepang untuk Ekspatriat
Memahami sistem pensiun Jepang sangat penting bagi setiap ekspatriat. Inilah arti Kosei Nenkin dan Kokumin Nenkin bagi dompet Anda.
Jika Anda bekerja dan tinggal di Jepang, kemungkinan besar Anda melihat potongan 'Nenkin' (年金) di slip gaji bulanan Anda. Memahami sistem pensiun nasional Jepang sangat penting bagi setiap ekspatriat, baik Anda berencana untuk tinggal jangka panjang atau kembali ke rumah dalam beberapa tahun.
Dua Kategori Pensiun Jepang
Jepang menerapkan sistem pensiun dua tingkat. Berdasarkan undang-undang nasional, semua penduduk berusia 20 hingga 59 tahun harus berpartisipasi dalam salah satu cabang berikut:
- Pensiun Nasional (Kokumin Nenkin - 国民年金): Tingkat dasar tarif tetap. Ini mencakup individu wiraswasta, pelajar, penduduk pengangguran, dan pasangan karyawan perusahaan. Kontribusi adalah biaya bulanan tetap (sekitar ¥17,000).
- Asuransi Pensiun Karyawan (Kosei Nenkin - 厚生年金): Tingkat terkait gaji. Ini mencakup karyawan perusahaan dan pegawai negeri. Kontribusinya adalah 18,3% dari gaji Anda, dibagi 50/50 antara Anda dan perusahaan Anda.
Apa yang Terjadi pada Kontribusi Saya Jika Saya Meninggalkan Jepang?
Ekspatriat yang membayar premi pensiun minimal 6 bulan dan meninggalkan Jepang secara permanen dapat mengklaim Pengembalian Dana Penarikan Lump-Sum (脱退一時金). Pengembalian dana ini memungkinkan Anda mendapatkan kembali kontribusi Anda hingga 60 bulan (5 tahun), dikurangi pemotongan pajak penghasilan sebesar 20,42% di Kosei Nenkin.
Perjanjian Jaminan Sosial
Jika negara Anda memiliki perjanjian jaminan sosial bilateral dengan Jepang, Anda mungkin dapat menggabungkan periode iuran Jepang Anda dengan sistem pensiun negara asal Anda untuk menghindari pembayaran ganda atau memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan pensiun.